Perkembangan sebuah wilayah terkadang terjadi lebih cepat dari yang kita sadari.
Lahan kosong yang beberapa tahun lalu belum banyak digunakan bisa berubah menjadi kawasan permukiman. Jalan baru mulai bermunculan, kawasan industri semakin luas, hingga fungsi lahan perlahan mengalami perubahan.
Perubahan seperti ini tentu perlu dipantau, terutama untuk kebutuhan pemetaan dan tata ruang.
Masalahnya, mengamati wilayah yang luas hanya dengan survei lapangan tentu membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.
Di sinilah citra satelit OrbView dapat menjadi salah satu sumber data yang membantu melihat kondisi wilayah dari perspektif yang lebih luas.
Melihat Kondisi Wilayah dari Atas
Salah satu hal yang dibutuhkan dalam perencanaan tata ruang adalah mengetahui seperti apa kondisi suatu kawasan saat ini.
Melalui citra satelit resolusi tinggi, berbagai objek di permukaan bumi dapat terlihat dengan lebih jelas. Mulai dari kawasan permukiman, jaringan jalan, bangunan, lahan terbuka, hingga perkembangan infrastruktur.
OrbView sendiri menyediakan akses terhadap citra optik dengan resolusi tertentu hingga sekitar 30 sentimeter.
Dengan resolusi tersebut, pengguna bisa mendapatkan informasi visual yang lebih detail untuk membantu proses pemetaan wilayah maupun melihat perkembangan suatu kawasan.
Membandingkan Perubahan dari Waktu ke Waktu
Yang menarik dari penggunaan citra satelit bukan hanya kemampuannya melihat kondisi terkini.
Data dari periode berbeda juga dapat dibandingkan.
Misalnya, bagaimana perkembangan kawasan permukiman dalam beberapa tahun terakhir? Apakah terdapat perluasan kawasan industri? Atau adakah perubahan penggunaan lahan di lokasi tertentu?
Dengan citra satelit multi-temporal, kondisi sebuah wilayah dapat dibandingkan dari satu periode ke periode lainnya.
Cara ini dapat membantu proses monitoring perubahan penggunaan lahan tanpa harus selalu melakukan pengamatan seluruh wilayah langsung dari lapangan.
Bisa Digunakan untuk Perencanaan Infrastruktur
Pengembangan suatu wilayah biasanya juga diikuti pembangunan berbagai infrastruktur.
Jalan, kawasan permukiman, area industri, hingga fasilitas lainnya tentu membutuhkan informasi mengenai kondisi lokasi di sekitarnya.
Citra satelit resolusi tinggi dapat memberikan gambaran mengenai jaringan jalan yang sudah tersedia, kepadatan bangunan, pola penggunaan lahan, serta kondisi kawasan yang akan dikembangkan.
Informasi tersebut dapat menjadi salah satu data pendukung dalam proses perencanaan infrastruktur dan tata ruang.
Apalagi untuk area yang cukup luas, citra satelit memungkinkan pengguna memperoleh gambaran wilayah tanpa harus mengumpulkan seluruh informasi menggunakan survei darat.
Tidak Hanya Gambar 2D
Kalau selama ini citra satelit identik dengan gambar permukaan bumi dari atas, sebenarnya penggunaannya bisa lebih jauh lagi.
Beberapa citra optik yang tersedia melalui OrbView mendukung stereo dan tri-stereo imagery.
Sederhananya, objek direkam dari sudut yang berbeda. Perbedaan perspektif tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai elevasi permukaan.
Data selanjutnya dapat dikembangkan menjadi Digital Surface Model (DSM) maupun Digital Terrain Model (DTM) melalui layanan Orb3D Mapping.
DSM menggambarkan permukaan termasuk bangunan dan vegetasi di atasnya. Sementara DTM lebih berfokus pada bentuk terrain atau permukaan tanah.
Data tersebut dapat digunakan untuk analisis kontur, slope, hidrologi, perencanaan jalan, hingga pengembangan model 3D.
Data Lama atau Citra Terbaru?
Kebutuhan setiap proyek tentu tidak selalu sama.
Jika ingin melihat bagaimana kondisi wilayah beberapa tahun sebelumnya, archive imagery dapat digunakan untuk memperoleh data historis yang sudah tersedia.
Namun, jika proyek membutuhkan kondisi terbaru pada lokasi dan periode tertentu, pengguna dapat memilih new tasking, yaitu melakukan permintaan akuisisi citra baru.
Keduanya juga bisa dikombinasikan untuk melihat bagaimana suatu kawasan berkembang dari waktu ke waktu.
Pada akhirnya, citra satelit OrbView untuk pemetaan dan tata ruang bukan hanya berfungsi sebagai gambar wilayah dari luar angkasa.
Data tersebut dapat membantu melihat kondisi eksisting, mengamati perubahan penggunaan lahan, mendukung perencanaan infrastruktur, hingga menyediakan informasi elevasi untuk analisis yang lebih lanjut.
Bagi instansi, konsultan, maupun perusahaan yang membutuhkan citra satelit resolusi tinggi untuk pemetaan dan tata ruang, Oseanland Indonesia dapat membantu menentukan jenis data, resolusi, periode akuisisi, serta metode pengolahan yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
